Setengah Dekade

semuanya berawal dari sini

semuanya berawal dari sini

Turut berdukacita kawan

Atas semua yang tak pernah bisa kita ulang

Atas dulu yang telah tergantikan sekarang

Atas rajutan kisah yang terbenam oleh laju waktu

Aku dan kamu hanya orang yang kalah

Yang tak mampu memaksa cerita dulu untuk tetap menemani di hari ini

Namun satu hal yang kau tahu

Meski langkah kita berat terseret arus waktu

Meski gerak kita lamban karena beban

Tetap ada tawa di tiap tikungan

Tetap ada senyum di tiap persimpangan

Kita tak lagi sama kawan

Semua telah merubah sisi batin dan pikir kita

Usiaku semakin menua

Begitu juga kau

Sekali lagi waktu telah mengalahkan kita dan merubah segalanya

Tapi ingat kawan

Waktu tak kan mampu menggoyahkan ikatan kita

Bahwa kau tetap terbaik yang kau punya

Bahwa tangan itu akan tetap ada untuk saling menopang

dan semoga rasa ini akan selalu ada

dan semoga rasa ini akan selalu ada

Dan ajariku cara menyapa kalian, saat mata ini tak mampu lagi untuk menatap, dan tangan tak mampu lagi untuk berjabat. Dan jika aku pergi lebih dulu tolong sempatkan untuk menabur bunga di nisanku

:: 2 Sept 2004 – 2 Sept 2009 ::

About Sash

mahasiswa tingkat akhir | reporter | juru ketik | juru potret amatir | pemimpi | penyuka milo hangat, bintang, senja, kunang-kunang View all posts by Sash

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: