Sekeping Ingatan Tentang GUSMA

Gugus Lima kita jaya

Jreng,,,jreng,,jreng

Hehehe,,,yel-yel yang amat sangat tidak bermutu namun tak kan pernah hilang oleh waktu tsah bahasanya. Yah sepotong lagu itulah (duh lupa liriknya dari awal sampai akhir) yang selama seminggu penuh menemani hari-hariku pada saat OSPEK berlangsung. Sepertinya baru kemarin aku sibuk mengurus ini itu untuk menjadi mahasiswa baru, belum lama ribut nyari atribut OSPEK dan lain sebagainya, kenalan dengan teman-teman baru, mengikuti OSPEK yang unforgetable (buatku,, gak taw kalo buat lainnya), teriak-teriak di GOR “FBS bersatu tak bisa di kalahkan”, ikut makrab de el el. Ternyata semua itu sudah berlangsung 5 tahun yang lalu. Yah 5 tahun, karena aku terdaftar menjadi peserta OSPEK pada tahun 2004.

Gak trasa waktu berjalan sangat cepat. Bersyukur memiliki temen-temen yang luar biasa anehnya, ajaibnya, absurdnya yang bikin hidup makin berwarna. Yah sapa lagi kalo bukan temen-temen GUSMA. Walau masing-masing sudah menapaki jalannya sendiri tapi semoga pertemanan kita –pinjem bahasanya Krispatih- “tak lekang pleh waktu.” Nah sekarang aku mau coba mengingat kalian masing-masing dalam rangkaian kata dan kalimat (Didit en mbak Na mesti teriak “bosomu awan berarak tur njijiki Sash”)

Hanindita Rakhmawity a.k.a Diditz

diditz ceria hehe

diditz ceria hehe

Tak cukup kata untuk melukiskan mahluk ini saking ajaibnya. Dulu jaman OSPEK dia tiap pagi mesti ribut nyari Ponds,, please deh bu,, dah gitu pake jilbab warna PINK norak wkwkwkwk,, tapi gak taw kenapa yah kok malah kita bisa deket, walo awalnya sempet kesel jua “nih anak kok centil banget sih” wkwkwk. Tapi sebenarnya dia sangat jauh dari kesan pink. 5 tahun kemudian alias sekarang, dia sedang berjuang menyelesaikan skripshitnya, dan katanya dia baru saja menemukan bakat terpendamnya menjadi seorang enterpreneur sejati huehehehe. Sukses buw buat bisnisnya!! Keep being my partnet in crime halah,,,,

Sukasih Ratna Widayanti a.k.a Mbak Nana

jeng nanaMeskipun dia bukan yang tertua diantara kami hampir semua teman-teman memanggilnya dengan sebutan Mbak Nana.  Tak lain tak bukan karena aku yang mempeloporinya hehe. Orang yang hidupnya lurus-lurus saja, selurus Jalan Adi Sucipto hehe. Lulus kuliah paling cepet di antara kami bertiga. Sekarang sedang melanjutkan S2 dan mengajar anak-anak kecil nan imut dan lucu di Puri Kids. Ayo bu, kadang kau harus berani berucap tidak jika kau memang tidak menginginkannya.

Hudha Khairun Nahar a.k.a Hudha

Hudha in action (menggunakan kamera pinjaman)

Hudha in action (menggunakan kamera pinjaman)

Ah membicarakan sosok satu ini tak kan pernah ada habisnya. Pria bertubuh besar dan tinggi (apalagi kalo dibandingin Didit), womanizer (ini juga bahasanya Didit), tapi aku tau kalau sesungguhnya dia berhati mulia dan berjiwa ksatria wkwkwkwk.  Dha, apapun yang menjadi pilihanmu lakukanlah itu. Kamu tau mana yang terbaik buatmu. Tapi aku masih penasaran lho Dha, melihatmu berbalut celana kain dan baju batik kemudian berdiri di depan kelas serta mengajari “this is a book” terhadap anak-anak kecil yang lucu-lucu itu. Bahkan aku masih belum percaya jika kau mampu ngajari ngaji. Tetap semangat ya bro, jangan lupa kerjakan bagian terakhir kita di kampus ini –skripshit

Pramundani Wisnu Burhan a.k.a Phe

foto diambil semena-mena dari FB-na Phe

foto diambil semena-mena dari FB-na Phe

Uhm sebelumnya aku mau minta maaf jika ada kesalahan dalam penulisan nama, alamat maupun gelar wkwkwkwk. Aku SMS mbak Nana nanya nama lengkapmu yang bener gak dibales sih Phe, jadi ya sudah, semoga kali ini aku menulis namamu dengan benar. Uhm apa ya kata yang tepat untuk mendeskripsikan seorang Pe? Bulat,, yah benar Phe tu bulat hehehe,, sosok yang tidak banyak bicara, tapi sekali membuatnya tertawa susah untuk membuatnya berhenti. Menemukan belahan jiwanya cieeee di GUSMA juga. Btw aku ndak bisa mbayangin kamu jadi pak guru deh Phe. Ayo Phe ndang lulus, ndang rabi hehehe. Mbak Na wis nunggu lho,,,,, ^_^

Memed Gunawan Subarno a.k.a Mey

foto diambil secara ilegal

foto diambil secara ilegal

Nah ini dia ketua GUSMA, saudara Memed. Dulu pertama liat ni anak keliatannya serem juga, tapi buntut-buntutnya tidak seseram wajahnya –piss Med- hehe. Entah kenapa sejak menginjak tahun ke-3 dia sering menghilang dari peredaran di kampus. Terlalu sibuk dengan dunianya. Ayo Med semangat,, ndang rampungke kuliah,, walaupun saat ini mungkin kamu sudah mendapatkan apa yang kamu inginkan, jangan lupakan bangku kuliah ya. Kecuali jika kamu memang telah mengambil keputusan. Semangat Med!!

Adie Setyawan a.k.a Adie

foto nyolong dari FB Adie

foto nyolong dari FB Adie

Dulu saat awal-awal OSPEK yang paling ku ingat dari Adie adalah kacamata dan biolanya. Apalagi saat kita bareng pentas (cie pentas) di depan seni rupa. Aku, kamu, dan Nela,, hehehe lucu juga rasanya. Inget banget saat itu Adie ngiringinya pake lagu darah juang (bener gak ya Die??). Hanya bertahan di UNY hingga tahun kedua, setelah itu memilih untuk mengejar apa yang menjadi mimpinya dengan caranya sendiri. Aku salut padamu Die, kamu berani memutuskan apa yang memang kamu inginkan. Musik itu duniamu dan tak kan pernah bisa dipisahkan darimu. Tetep berkarya ya bro,,

Sejauh apapun nanti kita berpisah, kalian kan tetap memiliki ruang tersendiri dalam hatiku dan tak kan bisa digantikan oleh siapapun. Terimakasih buat semua kisah yang pernah terangkai selama ini. (duh endingnya gak pengen mellow kaya gini sebenarnya),,,,,

About Sash

mahasiswa tingkat akhir | reporter | juru ketik | juru potret amatir | pemimpi | penyuka milo hangat, bintang, senja, kunang-kunang View all posts by Sash

8 responses to “Sekeping Ingatan Tentang GUSMA

  • huda

    Elisabeth Malam Pertama mana neh???
    kuk ga da tulisan hahahaha…

    thanks sha, kau buat persahabatan ini tercetak dalam sejarah hitam putih dunia maya,,,

    I Love You Full

    nb: Jenengku Huda Khairun Nahar d:-)

    Nah justru itulah tugasmu Dha, menulis tentangku ^^. Uhm enakan manggil kamu ‘Dha’ timbang mung ‘Da’
    Luv yu full juga pak

  • adie

    hahaha… pentas leee….
    pas di GOR itu yg plg seru.
    wesss… pokoknya persahabatan ini tercetak dimanapun kita semua berada..

    merdeka..!!

    Aku masih ada potonya lho Di, jan wagu tenan rupane. Ho’o siy yang paling seru di GOR “FBS bersatu tak bisa dikalahkan” dan aksi bakar-membakar hehehe,, anarkis,, but unforgetable
    Merdeka juga Di

  • Mey a.k.a donpedro

    Hmmmm..maksudnya “mungkin kamu sudah mendapatkan apa yang kamu inginkan” tuh apa??hwahahaaa..padahal rung ketemu2 je..malah itu sebenarnya cukup menggangguku….hehehehe…Siapppp!!!

    Ingat kata2 yang pernah tertulis dulu..Friendship never end…whatever will be, we always together..

    Don’t forget, pasang linkku…
    http://www.eljaholic.co.nr
    http://www.memed11.multiply.com

    Uhm ada deh hehehe,,,yo tetep berjuang ya bro. Sip selalu ingat kok. “Dan kita kan tersenyum bersama di puncak tertinggi” tetep semangat ya bro!!

  • DV

    Wah, saya suka blog ini!
    “I have God, I have enough” ini yang bikin saya suka!

    Salam kenal!
    Salam damai!

    Woaaa,,, gak nyangka mas DV mampir di blog saya, aku kan penggemar blogna mas DV ^^. Salam kenal juga, Tuhan memberkati!

  • didit cuantik

    aduh aduh…aku tersanjung cinta..masa2 ponds sudah berakhir..masa2 pink telah terganti..sekarang didit means hijau (kura2, sayur mayur, hehehe…) terima kasih telah mengikutkan namaku dalam bahasa untuk huda yang kau pakai, jelas kau menghargai yang namanya hak cipta hahahahaha…

    luph y’all prends…

    u know cin? saat kamu sms aku malem2 itu bener2 bikin aku terharu,, yah aku bersyukur memiliki kalian dalam hidupku. Pink atu ijo itu bukan masalah cin,, kau tetap Diditz hehehe. Yups aku orang media dan aku sangat menghargai hak cipta wkwkwkwk.

  • ika

    wah mengenang waktu doloe to mbak Sash hehehehehe

    yah begitulah,, ketika waktu sudah tidak bisa lagi mempertemukan maka yang bisa dilakukan hanya mengenang

  • NaNa

    pertama2: thankz ya jeng for our friendship and also to aLL member of GUSMA

    kedua: selurus itukah hidupku??? sebenarnya tidak juga. bnyak kelokan bahkan jurang yang menghadang (walah bosoku yo dadi awan berawak)

    ketiga: Elisabeth Murni Purwaningsih alias Sasha
    (apakah aku benar menuliskan namamu?) anak yang termuda di antara kita semua, hardworker, dan pecinta dunia jurnalistik. Ayo sha, semoga kau jd wartawan handal. (pLok….pLok…pLok…). Klo ingat awaL bertemu dengan anak yg satu ini rasanya pengen ngakak ga habis2. gila aja qTa ngobrol pake BAHASA INDONESIA yg baik dan benar (Hwahahahahahahaha….) padahal sm2 org Jawa (wkwkwkwk). pake acara gaya2an naek bus PATAS lagi. hohohoho….

    keempat:ayo sha, sLesaikan juga S****si mu. semangaT.

    keLima: buat temen2 smua, I Love u aLL.

    Wah serasa mendengarkan pidato hehehe,, but thx a lot sist,, yupz kita ntar gak bakal wisuda bareng kok ^^. Masalah ngomong pake bhs Indo?? wkwkwkwk,,, sudah jangan ingatkan itu lagi,, jadi malu nih,,,,hehehehe. Dirimu juga semangat ya Mbak,, kamu pasti mampu berjuang dengan ‘statistik2’ yang gak jelas itu hehehe

  • NaNa

    soRRy sha.
    namamu ELisabeth Murni Purwaningsih
    tadi salah ketik

    udah tak benerin kok hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: