A Promise is a Promise Mr. Politicans!!

Sekilas membaca judul di atas, mungkin Anda akan mbatin apa hubungan postingan saya kali ini dengan ucapan Joko Anwar di twitternya selepas dia memenuhi janjinya untuk bugil (janji yang aneh) di sebuah minimarket di Jakarta. Bagi Anda yang belum tahu kisah itu ada baiknya saya sedikit bercerita. Jadi di suatu hari yang cerah, saat bunga-bunga bermekaran dan burung-burung berkicau riang… (halah lebay hehehe…).. pokoknya intinya begini, pada saat itu Joko di twitter bilang “If I got my 3000th follower today, I’ll go into a Circle K naked”, nah ternyata dalam waktu satu jam jumlah pengikutnya sudah lebih dari 3.000. Akhirnya diapun melaksanakan apa yang sudah dijanjikannya itu, bugil di Circle K!! Untuk berita lengkapnya bisa baca di sini.

Kali ini saya tidak akan membahas apakah perbuatan dia melanggar norma dan etika, melanggar RUU Purnografi dan Pornoaksi, melanggar ini itu, dan lain sebagainya,, sekali lagi saya katakan saya tidak akan membahas semua perdebatan itu. Yang ingin saya bahas adalah masalah janji yang sudah terucap dan penggenapannya (tsah…bosoku..). Selama ini kita *kita??? Kamu kali Sash* ya,, saya,,,, selama ini saya acapkali mengeluarkan sebuah ucapan yang mengandung janji dan parahnya terkadang ucapan itu berlalu begitu saja, saya lupa untuk menepatinya. Ini contoh kasus yang terjadi:

Siang hari di sudut kantor
Sash: “Mas tumben kamu dengerin instrumen tok, biasane musik gedombrangan”
Mas Is: “Gek bosen, pengen dengerin yang menenangkan”
Sash: “Mas suka musik etnik Bali gitu gak? Aku punya lho,, kalau mau besok tak bawain”
Mas Is: “Suka,, yowis gawak’ke ae,,”
Dan keesokan harinya (hingga saat saya nulis ini ) saya belum copy musik itu buat mas Is

Malam hari di kamar kos
Ris: “Mbak potomu kok apik”
Sash: “Mau dibikinin yang kaya gitu po? Mana potomu, besok tak bikinin”
Ris: “Mau,, bis ini tak copy ke flashmu ya mbak”
Sash: “Yupz”
Dan hingga saat ini saya lupa untuk ngedit foto Ris

Suatu sore lewat sms
Mas Penta: “Sash tlg bantu doa ya, bapakku disuruh dokter buat amputasi jari kakinya”
Sash: “Iya mas, aku doain”
Selang beberapa minggu (lewat sms juga)
Mas Penta: “makasih ya Sash buat doanya, kondisi bapakku sudah membaik”
Sash: “Puji Tuhan mas kalo dah membaik” padahal dalam hati berucap “Ampuni saya Tuhan saya lupa mendoakan ayah mas Penta”
*gdubrak…*

Nah itu baru sebagian kecil, masih banyak hal-hal lain yang sering saya lupakan begitu saja, dengan alasan “duh short term memoryku lagi jelek nih” huhuhu.. semua hanya apologi untuk pembenaran diri sendiri. Berdasarkan pengalaman saya pribadi, saat ada orang yang sudah berjanji akan memberikan sesuatu atau melakukan sesuatu untuk saya (walau hal yang remeh temeh dan sederhana) saya akan sangat menantikan itu. Kemudian akan muncul sedikit rasa kecewa ketika janji yang sederhana itu terlupa begitu saja.

Ketika saya memposisikan diri menjadi orang yang diberi janji dan tidak ditepati, saya akan menjadi kecewa. Nah, jadi ketika saya menjadi orang yang yang berjanji dan tidak menepati, maka saya sudah mengecewakan banyak orang,, duh Gusti…. ampuni saya, ternyata selama ini saya bersikap seburuk itu. Saya banyak berjanji (meski janji kecil dan terkesan sembrono) dan juga banyak tidak menepati. Lewat kisah Joko Anwar (terlepas dari semua perdebatannya) saya diingatkan satu hal. A promise is a promise!!! Gak peduli janji besar, janji kecil, janji sembrono, yang namanya janji ya harus ditepati! Titik! Jika memang tidak bisa menepatinya ya ndak usah ngucapin janji.

*tiba-tiba terlintas tentang janji nikah di depan altar* ^_^

Jadi mari teman-teman *teman-teman? Kamu aja kali Sash*… iya..iya… jadi Sash, mulai sekarang berhati-hatilah dalam berucap, berhati-hatilah dalam berjanji. Saat sudah berjanji kamu harus menepati semua yang kamu katakan. Pria sejati itu pria yang bisa menepati dan mempertanggungjawabkan semua yang dia ucapkan *heh kamu cewek kali Sash* Eh iya dingkz hehehe… jadi kalimatnya diubah, “Wanita sejati adalah wanita yang bisa menepati dan mempertanggungjawabkan semua yang telah diucapkan”

Sebagai bentuk pertanggungjawaban janji saya maka saya akan mengingat-ingat sejenak apa saja yang telah saya janjikan buat orang-orang: ngedit potonya Ris, kasih Ris sesuatu ‘berbau’ gajah, copy lagu buat mas Is, beliin buku resep kue buat bulek Roz, beliin sampo bayem buat bulik Ester, beliin buku tentang Piano buat Bapak, bikinin seribu origami burung berwarna merah buat masku, bikin boneka dadu buat mbak Fina, balikin buku “Mrs. Dalloway” mbak Dita, duh kok ternyata banyakya??? (dan kayaknya juga masih banyak yang terlupa deh)..
Yukz Sash berusaha untuk menepatinya satu persatu…

:: Teringat ini semua gara-gara selesai liputan perayaan hari sumpah pemuda ke-81 di Taman Pintar

 

Selamat Hari Sumpah Pemuda ya!!!!

About Sash

mahasiswa tingkat akhir | reporter | juru ketik | juru potret amatir | pemimpi | penyuka milo hangat, bintang, senja, kunang-kunang View all posts by Sash

4 responses to “A Promise is a Promise Mr. Politicans!!

  • yustha tt

    iya ya…sering lalai dengan janji2 kecil..
    Padahal kecil ato besar tetep saja itu janji….
    Hmm..hm..hm….

    *btw kok bisa terlintas janji di depan altar toh???*

    Yupz bener banget mbak,, sumpah, janji, nazar, itu sama ndak ya? *mikir*,,, gara2 temenku ada yang nikah mbak,, jadi keinget itu,,, hehehe,,,

  • tinaKris

    woii….dirimu juga punya janji buu….mau ngajari aku nge blog…mau main ke kosku…walah2…memang kok kelakuanmu ki…(padahal aku yo ho’oh dink, meh ngirim poto rung sido2…)…endi potoku sikek, ngko nembe tak kirim poto2ne mbak…

    weh, musik etnik bali??aku gelem…nyuwun….

    Upz iya,, brarti termasuk janji2 yang terlupakan,, duh jan,,, heh dasar ra sopan ro mbakyune ngunek’ke ngono wkwkwk. Yang butuh tu sapa? ya yang butuh tu yang ke kos,, ntar sekalian tak kasih lagu ama potonya. piye? sepakat!!

  • tinaKris

    lah…kesepakatan yan menguntungkan dirimu…dirimu butuh fotonya gak??hiks…mbak sha ki jahat kok…gak pernah jenguk sekali pun ke kos adeknya yang baru sejak pertama kali aku tinggal di kos ini…huks…huks….

    • Sash

      uhm,,, ndak begitu butuh sih ^_^ wkwkwkwk,,, La mau main ke tempatmu kamunya juga sibuk kok,, njur meh piye jal?? Yo sek enom sungkem neng sing luwih tuo ya,,, tradisinya begitu, sekalian membawa upeti(“,)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: