Welcome 2010

Hidup tidak hanya sebatas menjalani hitungan hari, tapi yang utama adalah apa yang saya lakukan dalam hari-hari itu. Apakah hanya sekedar menghitung hari atau melakukan sesuatu yang berarti.

Saya jadi teringat akan percakapan dengan koordinator saya di kantor saya yang dulu pada pertengahan 2007. Saat itu kami sedang mempersiapkan training ”7th Habits of Effective People” untuk karyawan Armada Finance. Secara tiba-tiba dia mengajukan sebuah pertanyaan, ”Menurutmu, dalam batu nisan seseorang yang sudah meninggal tulisan atau tanda apakah yang paling penting?” Kami semua diam, kaget dengan pertanyaan yang muncul begitu saja.

Tak berapa lama seorang teman menjawab bahwa nama adalah yang terpenting, karena itu menunjukkan siapa yang telah di kuburkan di situ. Kawan lain menyebutkan tanggal lahir, karena itu adalah bukti awal keberadaan kita di dunia. Ada pula yang menjawab tanggal kematian, bahkan seorang sahabat dengan nyleneh menjawab bahwa tulisan RIP ”Rest In Peace” adalah yang terpenting.

”Salah” kata sang penanya. ”Hal yang sangat penting dan berarti dalam batu nisan adalah garis di tengah, strip, antara tanggal kelahiran dan kematian”

”Lho kok bisa gitu,” tanya saya

”Penjelasannya begini. Meski hanya tanda strip, namun hal itulah yang menunjukkan rentang waktu hidup di dunia. Tentang apa saja yang telah kalian lakukan, apa saja yang telah kalian perbuat. Apakah selama kalian hidup kalian telah melakukan sesuatu yang berarti atau hanya menghabiskan waktu dengan melakukan hal-hal yang tak berguna”.

Deg. Saya tertegun. Saat itu suasana menjadi hening. Masing-masing kami memikirkan ucapan barusan. Yah, hal apa yang akan saya ceritakan kelak dalam tanda strip itu. Apakah saya melakukan sesuatu yang berati ataukah hanya kesia-siaan belaka yang ku lewati.

Sekarang di awal 2010 perbincangan pendek 3 tahun lalu itu kembali terngiang di telinga saya. Apa yang akan saya lakukan untuk satu tahun kedepan, untuk mengisi garis strip itu. Mampukah saya bertahan dan melakukan hal-hal yang benar dan berguna hingga Desember nanti? Banyak hal telah menanti di depan. Kuliah yang masih keteteran, skripsi yang belum juga terselesaikan, tugas dan pekerjaan di kantor yang menumpuk, visi hidup yang masih samar dan perlu banyak pergumulan, hati yang masih sulit di ajak kompromi, berbagai tuntutan keluarga dan segudang permasalahan di dalamnya, argh….

Tapi hal ini tidak boleh membuat saya menyerah sebelum berperang. Saya tau saya pasti mampu melewatinya. Sudah terbukti saya mampu bertahan dan melewati kondisi terburuk di 2009. Saat satu persatu orang terdekat beranjak pergi, saat timbul banyak perselisihan dan pertengkaran, saat kondisi di rumah semakin memanas, saat keuangan keluarga kolaps, sehingga memaksa saya bekerja melampaui batas kekuatan saya. Akhirnya maag saya kena, liver saya kena, trombosit saya menurun drastis, DB menyerang tubuh saya. Saya terkapar di RS berhari-hari, demam tinggi berkepanjangan, menghabiskan berpuluh-puluh botol infus. Kondisi fisik saya memburuk. Namun Tuhan mampukan saya untuk melewati itu semua. Saya membaik, meskipun harus memerlukan waktu berbulan-bulan hingga pulih seperti sedia kala.

”Seperti pelangi sehabis hujan, itulah janji setiaMU Tuhan, di balik dukaku telah menanti harta yang tak ternilai dan abadi!”

Yah saya percaya Dia selalu bekerja dengan cara yang tak terduga. Dia menggendong saya melewati saat-saat terberat. Kemudian Dia berikan sesuatu yang tak pernah saya pikirkan sebelumnya. Saya ditawari bekerja di pabrik kata-kata, sesuatu yang sudah saya impikan sejak lama. Semuanya seperti mimpi yang menjadi nyata. Dia berikan semua indah pada waktuNya dengan cara yang tak pernah saya duga. Meskipun kemudian di penghujung tahun, tepat tanggal 25 Desember Dia memanggil pulang eyang saya tercinta, saya percaya bahwa itu yang terbaik yang telah Dia berikan. Saya bersedih, namun saya tak kan larut dalam duka yang mendalam. Saya percaya eyang telah mendapatkan tempat yang indah di sampingNya. Oleh karena itu, saya bisa meninggalkan 2009 dengan senyuman dan saya tak takut menghadapi 2010 ini.

Apapun yang sudah menanti di depan, saya harus menghadapinya dengan kepala tegak dan dada yang membusung. Saya tidak boleh berlari dari medan pertempuran. Ketika nantinya saya terlalu lelah untuk berjalan saya tau bahwa ada banyak orang disamping saya yang siap menopang saya. Jika suatu ketika saya terantuk batu dan jatuh, saya tidak boleh terus terpekur dalam kesedihan dan penyesalan, apalagi tersungkur untuk waktu yang lama. Saya harus bangkit, kibaskan debu dari celana dan kompres luka di kaki, setelah itu kenakan kembali ransel dan topi untuk kemudian berlari lagi. Hidup terlalu indah dan singkat, saya tak akan menghabiskan dan merayakannya dengan kesedihan apalagi dengan sikap pengecut. Tegakkan kepala, busungkan dada dan terus melangkah maju. Dan saya siap untuk menuliskan kisah keberhasilan di garis strip itu. Buktikan saja!

Tak ada yang terlalu berat, tak ada yang terlalu ringan, semua Dia berikan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan. Selamat Tahun Baru 2010. Tuhan memberkati!!

About Sash

mahasiswa tingkat akhir | reporter | juru ketik | juru potret amatir | pemimpi | penyuka milo hangat, bintang, senja, kunang-kunang View all posts by Sash

3 responses to “Welcome 2010

  • mandor tempe

    Hidup ini terlalu berharga untuk sekedar disesali. Teruslah menatap masa depan untuk menjadi lebih baik dari sekarang. Bahwa Tuhan selalu melihat apa yang sedang kita usahakan.

    sash::
    Regret is worthless,, yepz,, maturnuwun…

  • morishige

    saya aja yang cuma baca tertegun baca petuah di atas… bener juga sih. yang penting itu stripnya. mudah2an “strip” saya bisa berbobot.. amin!

    Sash::
    Petuah itu emang nancep banget, makanya meski sudah sekian tahun berlalu percakapan itu tetap ada di ingatan saya.

    Maturnuwun sudah mampir ke gubug saya mas,,,

  • yustha tt

    Tak ada yang terlalu berat, tak ada yang terlalu ringan, semua Dia berikan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan

    yustha tt likes this..

    Sash::
    Kok gak pake gambar jempol mabk? hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: